loading...
Antisipasi invasi AS dan Iran, militer Iran siaga penuh. Foto/X/@khamenei_ir
TEHERAN - Angkatan bersenjata Iran meningkatkan kesiapsiagaan tertinggi untuk menghadapi situasi apa pun. Itu diungkapkan Laksamana Muda Habibollah Sayyari, Kepala Staf dan Wakil Koordinator Angkatan Darat Republik Islam Iran (IRGC).
Menurut laporan yang diterbitkan oleh media berita yang berbasis di Iran, Tehran Times, Sayyari menguraikan kemampuan dan kesiapan keseluruhan pasukan keamanan. Ia mengatakan moral yang kuat di antara personel militer dan dukungan publik yang tak tergoyahkan telah menjadikan kesiapsiagaan ini sebagai kenyataan yang tak terbantahkan.
Laksamana Muda Sayyari menekankan peran anggota muda dalam memperkuat kemampuan tempur angkatan bersenjata. Ia mengatakan para prajurit muda yang berdedikasi ini membentuk tulang punggung pasukan. Merujuk pada kinerja mereka selama periode 'Pertahanan Suci', ia mencatat bahwa dengan pelatihan tingkat lanjut dan peralatan modern, mereka sekarang mampu melaksanakan tugas mereka dengan lebih efektif.
Merujuk pada apa yang disebut 'perang 12 hari' baru-baru ini yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel, Sayyari mengatakan tantangan yang dihadapi Iran selama konflik tersebut tidak melemahkan kesiapan, tetapi malah memperkuatnya. Ia menambahkan bahwa pelajaran dari perang tersebut telah digunakan untuk meningkatkan sistem pemeliharaan dan meningkatkan kemampuan strategis melalui langkah-langkah berkelanjutan.
Baca Juga: Taktik AS dan Israel Picu Demo di Iran Diklaim Tak Akan Sukses Gulingkan Khamenei


















































