Bali Masuki Era Baru Pembayaran Wisata Berbasis Aset Digital

1 day ago 12

loading...

Industri pariwisata Bali memasuki fase baru seiring perubahan perilaku finansial wisatawan global. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Industri pariwisata Bali memasuki fase baru seiring perubahan perilaku finansial wisatawan global yang semakin mengandalkan aset digital sebagai sumber daya beli. Transformasi ini mendorong kebutuhan sistem pembayaran yang mampu mengonversi aset digital menjadi Rupiah secara cepat, aman, dan patuh regulasi.

"Dengan Xepeng kami bisa bersaing dengan mereka yang melakukan transaksi pembayaran wallet-to-wallet crypto di pasar remang-remang, tanpa khawatir melanggar peraturan. Kami tidak menyentuh crypto sama sekali. Pembayaran yang kami terima bentuknya rupiah, ditransfer dari rekening rupiah juga," ujar Direktur Hallobali, Adi Arifin dalam keterangan pers, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Ajang Maraton Mobil Run the Island 2026, Menghargai Setiap Langkah dan Perjalanan

Kehadiran Xepeng menjadi jawaban atas tantangan tersebut dengan menawarkan infrastruktur konversi yang memungkinkan wisatawan membayar menggunakan aset digital global, sementara merchant lokal menerima dana langsung dalam bentuk Rupiah. Skema ini menutup celah transaksi lintas batas yang selama ini menyebabkan potensi kehilangan penjualan di sektor perhotelan, restoran, hingga UMKM.

Read Entire Article
Prestasi | | | |