BNN dan Kemendikdasmen Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba dari TK hingga SMA

2 hours ago 6

loading...

Peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar diselenggarakan BNN dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2/2026). Foto/BKHM.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan Kemendikdasmen berkomitmen penuh mendukung program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya poin keempat dan ketujuh.

Ia memandang sekolah harus menjadi oase yang aman bagi tumbuh kembang anak secara utuh.
"Program ini merupakan langkah nyata dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan BNN untuk membangun lingkungan dan budaya sekolah yang bersih dari narkoba," ujar Mu’ti, melalui siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Baca juga: Musisi Fariz RM Dikabarkan Bebas Pekan Depan Usai Terjerat Kasus Narkoba

Peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2/2026).

Ia menambahkan, program IKAN sejalan dengan program kebijakan kementerian yakni 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta visi Presiden untuk membangun budaya ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Indah). Sekolah yang aman dan nyaman, menurut Mu'ti, tidak hanya bebas dari kekerasan fisik, tetapi juga terlindungi dari perilaku yang merusak fisik, mental, hingga spiritual murid.

Read Entire Article
Prestasi | | | |