loading...
Petugas haji 2026 mengikuti pendidikan dan pelatihan di Asrama Haji, Pondok Gede. Foto/SindoNews
JAKARTA - Di tengah gerimis pagi yang dingin, ribuan orang berdiri membentuk barisan di depan setiap asrama tempat mereka menginap.
Pemandangan ini mungkin biasa di barak militer, namun kali ini pelakunya adalah para calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.
Mungkin muncul pertanyaan sinis di benak kita, pembinaan ala semi-militer begini untuk apa? Mau melayani jemaah atau mau maju ke medan laga?
Baca juga: Petugas Haji 2026 Masuk Barak 3 Pekan, Wamenhaj Dahnil: Ingin Bentuk Kedisiplinan
Jawabannya ternyata jauh lebih dalam dari sekadar belajar baris-berbaris. Ini adalah tentang "meretas ego" demi sebuah pengabdian paripurna.
Gerimis, Kopi, dan Ujian Mental Pertama
Pagi itu, langit Jakarta tak begitu bersahabat. Gerimis tipis memaksa agenda olahraga pagi yang sedianya di lapangan terbuka, harus bergeser ke dalam aula. Namun, di sinilah ujian fleksibilitas dimulai. Sebagai calon petugas, mereka tidak boleh "manja" oleh cuaca.
Baca juga: Petugas Haji 2026 dari TNI-Polri Melonjak, Wamenhaj: Tingkat Kedisiplinan dan Dedikasi Tinggi


















































