Ekonomi Global Tahan Uji, AllianzGI Soroti Peluang dan Risiko Pasar

1 week ago 13

loading...

AllianzGI menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi tertekan, namun masih menunjukkan daya tahan yang relatif solid. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi tertekan, namun masih menunjukkan daya tahan yang relatif solid. Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan tetap berada di jalurnya, ditopang kebijakan pemerintah yang kondusif, kondisi keuangan korporasi yang kuat, serta perkembangan berkelanjutan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kondisi tersebut dinilai memberikan dukungan bagi aset berisiko, meskipun ketidakpastian fundamental dan politik global masih tinggi. Sejumlah faktor eksternal, terutama dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat dan agenda politik, berpotensi memicu fluktuasi pasar dalam jangka menengah.

"Latar belakang ini relatif kondusif bagi aset berisiko. Meski ketidakpastian fundamental dan politik tetap tinggi, kami yakin puncaknya telah terlewati. Kendati demikian, investor tetap perlu mencermati potensi volatilitas pasar, terutama menjelang pemilu paruh waktu AS maupun transisi Ketua The Fed," ujar Tim CIO AllianzGI dalam Laporan House View Q1 2026, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: AllianzGI dan DBS Kolaborasi Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD

AllianzGI menilai AI masih menjadi tema investasi utama, namun memerlukan pendekatan yang disiplin dan terdiversifikasi. Sektor ini dinilai belum memasuki fase gelembung, sehingga melewatkan peluang pertumbuhan lanjutan justru berpotensi merugikan investor. Peluang juga dinilai meluas ke ekosistem AI yang lebih luas, termasuk sektor energi dan infrastruktur.

Read Entire Article
Prestasi | | | |