loading...
Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah UGM Siti Mutiah Setiawati mengungkap manfaat Indonesia masuk dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump. Kendati, dia juga membeberkan mudharatnya. Foto: X
JAKARTA - Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM) Siti Mutiah Setiawati mengungkap manfaat Indonesia masuk dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump . Kendati, dia juga membeberkan mudharatnya.
"Manfaat saya lihat ketika kita bergabung dengan Board Of Peace sebagai respons terhadap reaksi masyarakat Indonesia dan para penulis, para politik luar negeri Indonesia yang menilai kita sudah terkooptasi China," ujarnya dalam diskusi bertema Manfaat dan Mudharat Indonesia Mendukung Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump sebagaimana disiarkan secara online di kanal YouTube Forum Insan Cita, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Dukungan Indonesia atas Imperium Amerika dalam Board of Peace
Pada awal tahun 2025 lalu Indonesia memutuskan bergabung dengan BRICS yang anggotanya berasal dari Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, yang mana sebagian besar negara tersebut berhaluan sosialis. Maka, dengan bergabungnya BoP Trump, Indonesia bisa menegaskan tentang pandangan politik luar negerinya yang tetap seimbang.
"Dengan bergabung Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat dan tergolong blok Barat kita bisa menyampaikan politik luar negeri kita berusaha untuk seimbang sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif, tidak hanya ke Timur, tapi juga ke Barat," kata Siti.


















































