Hindari Selat Hormuz, Pelabuhan Mauritius Alami Lonjakan Kapal hingga 42%

7 hours ago 10

loading...

Kapal MV Wakashio terbaring di Samudra Hindia dekat Taman Laut Blue Bay di bagian tenggara Mauritius. FOTO/ABC

JAKARTA - Pelabuhan Port Louis di Mauritius mengalami lonjakan aktivitas kapal hingga 42% pada Maret 2026 seiring pengalihan rute pelayaran global akibat konflik di Iran. Gangguan Selat Hormuz memaksa industri maritim mencari jalur alternatif termasuk melalui Tanjung Harapan di Afrika.

"Panggilan bunker di Pelabuhan Port Louis melonjak menjadi 294 kapal pada Maret, naik dari 207 kapal pada bulan sebelumnya," demikian Data Mauritius Ports Authority seperti dilaporkan Bloomberg, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: AS Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Diramal Tembus USD150 per Barel

Lonjakan tersebut turut diikuti peningkatan volume pengisian bahan bakar kapal dari 69.680 ton menjadi 109.708 ton. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pengisian bahan bakar bagi kapal yang menghindari jalur Teluk Persia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |