KBRI Phnom Penh Terima 3.100 Aduan WNI Korban Sindikat Online Scam di Kamboja

13 hours ago 9

loading...

Kemlu RI melaporkan data terkini terkait 3.100 aduan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Foto/Ilustrasi/Ist

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan data terkini terkait aduan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam sindikat penipuan daring (online scam) di Kamboja. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 3.100 aduan telah diterima oleh pihak KBRI setelah para WNI itu berhasil keluar dari jeratan sindikat tersebut.

"Kami baru dapat update juga dari Dubes kita di Phnom Penh. Hingga hari ini KBRI Phnom Penh itu telah menerima lebih dari 3.100 aduan WNI setelah keluar dari sindikat penipuan daring," kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Bukan Sekadar Korban, WNI di Kamboja Bisa Jadi Tentara Bayaran Digital

Dia memastikan, KBRI Phnom Penh, didukung oleh tim bantuan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Direktorat Jenderal Imigrasi, terus melakukan langkah-langkah responsif dan terkoordinasi untuk menangani para korban.

"Termasuk melakukan pendataan, pelayanan kekonsuleran dan fasilitasi pemulangan untuk para WNI tersebut," ujarnya.

Berdasarkan data terbaru, kata dia, tim gabungan telah melakukan verifikasi data dan asesmen kasus secara mendalam. Hasilnya, sebanyak 830 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) telah diterbitkan untuk mempermudah proses administrasi kepulangan para WNI yang kehilangan dokumen perjalanannya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |