loading...
Riset lapangan yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM) mengungkap Program MBG memiliki potensi mendorong perekonomian desa dan menyerap tenaga kerja. Foto/istimewa
JAKARTA - Riset lapangan yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Menjawab (AMM) mengungkap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki potensi mendorong perekonomian desa melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan rantai pasok lokal. Namun, penelitian tersebut juga menemukan sejumlah tantangan, terutama dalam penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemenuhan bahan pangan lokal.
Temuan tersebut dipaparkan AMM dalam kegiatan diseminasi hasil riset di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jakarta, Senin (3/8/2026).
Riset dilakukan melalui metode live-in dan penelitian partisipatif di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Mekarbaru, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 10-12 Juni 2026. AMM merupakan aliansi yang terdiri atas 11 organisasi kemahasiswaan dari sejumlah perguruan tinggi.
Baca juga: 137 Kepala SPPG Dicopot karena Kasus Keracunan hingga Penyalahgunaan Dana
Perwakilan AMM Caesar Khalifah mengatakan, riset dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi MBG di tingkat desa sekaligus memberikan masukan berbasis temuan lapangan. “Pendekatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.


















































