Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi

2 hours ago 2

loading...

Perumda Dharma Jaya mempercepat pengadaan stok sapi impor sebanyak 7.500 ekor. Hal ini sebagai langkah antisipatif menjaga ketahanan pangan Jakarta. Foto: Ist

JAKARTA - Perumda Dharma Jaya mempercepat pengadaan stok sapi impor sebanyak 7.500 ekor. Hal ini sebagai langkah antisipatif menjaga ketahanan pangan Jakarta di tengah potensi gangguan rantai pasok global akibat dinamika geopolitik dan perubahan iklim.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemprov Jakarta terus memperkuat sistem ketahanan pangan melalui kerja sama antardaerah penghasil pangan sekaligus mempercepat pengadaan stok komoditas strategis, termasuk daging.

Baca juga: Optimalisasi Aset Dharma Jaya, Pasar Daging Terkini Dibangun di Cakung

“Tentunya ada persoalan El Nino yang berdampak pada daerah tersebut. Pemerintah Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya pompa dan sebagainya agar produksi tetap terjaga,” ujar Pramono, Rabu (6/5/2026).

Terkait kebutuhan daging, Pemprov Jakarta telah menyetujui penambahan impor sapi oleh Perumda Dharma Jaya dari Australia guna memastikan ketersediaan stok di Jakarta dengan target 7.500 ekor.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, percepatan pengadaan dilakukan sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi kendala distribusi global, terutama untuk komoditas impor.

Tantangan utama saat ini adalah potensi kelangkaan kapal pengangkut akibat keterbatasan bahan bakar dan meningkatnya kebutuhan masing-masing negara untuk mengamankan stok pangan domestik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |