Apa Rahasia Pasar Game RI Tembus Puluhan Triliun?

6 hours ago 7

loading...

Langkah ASPIMTEL menggelar turnamen esports perdana menjadi katalisator positif untuk membangkitkan ekosistem kreator game lokal dan membuka lapangan kerja baru di Indonesia. Foto: ASPIMTEL

JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Infrastruktur Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) mencetak sejarah baru dengan menggelar Turnamen Esports Mobile Legends perdana pada peringatan Hari Bhakti Postel ke-81. Ajang yang berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, di Rasuna Epicentrum, Jakarta ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan batu loncatan untuk memaksimalkan potensi ekonomi digital Indonesia yang terus bertumbuh pesat.

Kompetisi yang mengusung semangat sportivitas ini diikuti oleh 24 tim dari berbagai perusahaan dan institusi di sektor Information and Communication Technology (ICT), termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).

Kehadiran esports dalam agenda resmi ini menegaskan bahwa game kini adalah industri raksasa yang patut diperhitungkan.

Data menunjukkan betapa cerah dan menjanjikannya masa depan industri ini di Tanah Air:

Valuasi industri game di Indonesia pada tahun 2025 telah sukses menembus angka Rp32 triliun.

Laporan firma riset PwC memproyeksikan nilai pasar esports Indonesia akan melonjak hingga USD2,4 miliar pada tahun 2029, yang setara dengan Rp42,96 triliun.

Ekosistem ini digerakkan oleh basis pengguna yang sangat masif, mencapai 68 juta gamers aktif di seluruh Indonesia.

Dari Sekadar Hobi Menjadi Profesi Masa Depan

Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Aryo Pamoragung, menyambut antusias gebrakan inovatif ini. Ia melihat turnamen ini sebagai momentum kebangkitan talenta lokal.

Read Entire Article
Prestasi | | | |