AS Belum Siap Menyerang Iran, Ini 3 Pertimbangannya

1 day ago 7

loading...

AS belum siap menyerang Iran. Foto/X/@CENTCOM

TEHERAN - AS belum siap menyerang Iran karena perlu mengerahkan lebih banyak pertahanan udara ke Timur Tengah agar mampu menangkis kemungkinan pembalasan. Demikian laporan Wall Street Journal, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya.

Selama beberapa minggu terakhir, Washington telah mengirimkan apa yang digambarkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai "armada besar dan indah" ke Timur Tengah, yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln, untuk menekan Teheran agar menerima kesepakatan nuklir baru.

AS Belum Siap Menyerang Iran, Ini 3 Pertimbangannya

1. AS Siapkan Pertahanan Sekutunya di Timur Tengah

Meskipun ada peningkatan kekuatan militer, serangan udara Amerika terhadap Iran “belum akan segera terjadi” karena Washington perlu memastikan bahwa Israel, sekutu Arabnya, dan pasukan AS di kawasan tersebut terlindungi dengan baik, kata WSJ dalam sebuah artikel pada hari Minggu, mengutip sumber-sumbernya.

Pentagon saat ini sedang memindahkan baterai Thaad dan sistem pertahanan udara Patriot tambahan ke pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan Amerika di Yordania, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, dan tempat lain, kata para pejabat pertahanan kepada media tersebut.

Setelah AS dan Israel membom fasilitas nuklir Iran Juni lalu, Teheran menanggapi dengan serangan terhadap Israel serta dengan menyerang pangkalan udara Amerika al-Udeid di Qatar. Kerusakan pada fasilitas AS terbatas karena Iran memberikan peringatan dini kepada Washington.


2. Adanya Ancaman Khamenei

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan pada hari Minggu bahwa tindakan militer AS apa pun akan memiliki konsekuensi yang luas di seluruh Timur Tengah, dengan mengatakan bahwa "mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional."

Read Entire Article
Prestasi | | | |