AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil

3 hours ago 7

loading...

Terminal Minyak Pulau Kharg di Iran, terlihat pada 12 Maret 2017. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency

WASHINGTON - Alex Alfirraz Scheers, analis politik independen, menganggap sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tak akan berhasil. Penilaian itu muncul untuk menanggapi peringatan terbaru Presiden Donald Trump terkait perdagangan dengan Teheran.

Scheers mengatakan upaya terbaru AS untuk memberikan tekanan ekonomi maksimal terhadap Teheran merupakan pengulangan dari langkah yang pernah dicoba—namun gagal—oleh pemerintahan Trump pada periode pertamanya.

Menurutnya, sikap pemerintahan yang sulit diprediksi pada saat itu memang membuat negara-negara lebih waspada terhadap ancaman Trump.

Namun, Scheers menyoroti pada masa jabatan keduanya ini, Trump jelas "tidak kredibel". Hal tersebut telah mengurangi pengaruh AS di mata komunitas internasional, sehingga sanksi sekunder terhadap Iran kemungkinan besar tidak akan efektif.

Analis tersebut mencatat AS telah melakukan serangkaian kesalahan strategis dalam kampanyenya melawan Iran. "Kesalahan mendasar" (atau original sin), ujarnya, adalah kenyataan AS menunjukkan ketidakmampuan dalam memanfaatkan kekuatan militernya maupun menjalankan seni diplomasi negara yang efektif.

Read Entire Article
Prestasi | | | |