Bayi Orang Utan Lahir di Aceh, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

3 hours ago 2

loading...

Seekor bayi orang utan sumatera (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orang Utan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Foto/Istimewa

JAKARTA - Seekor bayi orang utan sumatera (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orang Utan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh . Anak orang utan tersebut berasal dari induk bernama Wenda, orang utan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di habitat alaminya sejak tahun 2014.

Pada 29 Juli 2026 pukul 16.30 WIB, tim Post Release Monitoring (PRM) mendeteksi keberadaan 1 (satu) individu orang utan betina dewasa tampak menggendong bayinya. Setelah diamati lebih dekat, orang utan tersebut adalah Wenda, sedang menggendong bayi yang diperkirakan berusia kurang dari seminggu, berjenis kelamin betina. Tanda-tanda kehamilan Wenda mulai teridentifikasi sejak Januari 2026 melalui perubahan fisik yang diamati selama kegiatan monitoring.

Kelahiran ini menjadi bukti keberhasilan program rehabilitasi dan pelepasliaran satwa liar yang dijalankan secara berkelanjutan oleh Kementerian Kehutanan bersama para mitra konservasi.

Baca Juga: 3 Orang Utan Kalimantan Jalani Proses Rehabilitasi

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, kehadiran bayi orang utan ini adalah simbol harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem hutan yang tak ternilai harganya. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat upaya konservasi, menindak tegas perdagangan satwa liar ilegal, dan memastikan bahwa setiap orang utan yang dilepasliarkan memiliki kesempatan hidup, beradaptasi, dan berkembang biak di habitat alaminya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |