China dan Indonesia akan Gelar Latihan Militer Gabungan di Timur Taiwan, Taipei Murka

5 hours ago 10

loading...

Armada kapal perang China. Foto/pla

BEIJING - Angkatan Laut China dan Indonesia akan menggelar latihan bersama di perairan sensitif di sebelah timur Taiwan bulan ini. Kabar itu disampaikan Kementerian Pertahanan China pada hari Selasa (11/8/2026).

Wilayah latihan tersebut merupakan area di mana Beijing berupaya menegaskan klaim kedaulatannya.

China memandang Taiwan—yang memiliki pemerintahan demokratis—sebagai wilayahnya sendiri, dan pada bulan Juni mulai melakukan patroli penjaga pantai di lepas pantai timur pulau tersebut. Aksi China memicu kemarahan di Taipei serta kekhawatiran di Washington dan sejumlah ibu kota negara Barat lainnya.

Dalam pernyataan singkat, Kementerian Pertahanan China menyebutkan pada pertengahan Agustus, satu kapal perang Angkatan Laut China akan melaksanakan "latihan navigasi" bersama dengan kapal Angkatan Laut Indonesia di perairan sebelah timur Taiwan, meskipun lokasi persisnya tidak disebutkan.

"Latihan ini akan berfokus pada latihan komunikasi dan pengisian perbekalan di laut, dengan tujuan meningkatkan kemampuan operasional gabungan kedua angkatan laut, memperdalam kerja sama praktis, serta bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan," tambah pernyataan tersebut.

Baik Kementerian Pertahanan Taiwan maupun Angkatan Laut Indonesia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari kantor berita Reuters.

China tidak mengakui klaim kedaulatan pemerintah Taiwan, dan militernya beroperasi di sekitar pulau tersebut hampir setiap hari.

Taiwan mengecam rencana latihan Angkatan Laut China bersama Indonesia di sebelah timur pulau itu sebagai tindakan 'berbahaya'.

Taipei menyatakan Beijing berupaya menciptakan kesan keliru bagi masyarakat internasional seolah-olah mereka menguasai perairan tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |