China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan

8 hours ago 8

loading...

Ilustrasi kapal selam tenaga nuklir. Foto/anadolu

BEIJING - China telah berhasil menguji sistem Elektromagnetik Transien Udara (ATEM). Sistem itu berupa "layang-layang" yang ditarik helikopter dengan kumparan besar yang dapat menembus siluman kapal selam yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut laporan SCMP, ATEM mengirimkan pulsa elektromagnetik jauh ke dalam air dan mendeteksi objek konduktif melalui tanda magnetik sekundernya.

Ketika pulsa elektromagnetik berhenti, ia menginduksi "arus eddy" yang meluruh pada target konduktif seperti lambung kapal selam, yang menghasilkan medan magnet sekunder yang dapat dideteksi.

Kumparan penerima menganalisis kekuatan dan laju peluruhan sinyal untuk mengungkapkan tidak hanya keberadaan, tetapi juga kedalaman dan karakteristik target.

Para insinyur memecahkan tantangan utama: menjaga agar susunan kumparan udara multi-besar tetap stabil selama penerbangan, memungkinkan pengumpulan data yang akurat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |