Data BPS Ungkap Angka Kesejahteraan Warga Tangsel Meningkat

9 hours ago 11

loading...

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan arah pembangunan Kota Tangsel berpedoman pada visi RPJMD 2025–2029. Foto/SIndoNews

TANGSEL - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indikator kesejahteraan rakyat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hasilnya menunjukkan sejumlah indikator mengalami peningkatan cukup baik, terutama pada angka kesehatan hingga pendidikan.

Dilihat dari angka kesakitan (morbidity rate), yang menunjukkan jumlah penduduk yang mengalami keluhan kesehatan, BPS mencatat mengalami penurunan. Berdasarkan hasil Susenas 2025, angka kesakitan penduduk Kota Tangerang Selatan mencapai 6,73%, atau menurun dibandingkan 2024 yang berada pada angka 6,80%.

“Penurunan sebagai penanda status kesehatan masyarakat Kota Tangerang Selatan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” seperti dikutip di laman BPS Kota Tangerang Selatan, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Resmikan Gedung Pendidikan Ibnu Abbas, Walkot Tangsel: Cetak Generasi Beradab

Sementara itu, pada Umur Harapan Hidup (UHH) sebagai penanda bagi meningkatnya derajat kesehatan, sekaligus tingkat kesejahteraan masyarakat, juga mengalami peningkatan. UHH penduduk Kota Tangsel pada 2024 telah mencapai 75,80 tahun. Meningkat jika dibandingkan 2023 yang berada pada angka 75,64 tahun.

Read Entire Article
Prestasi | | | |