Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?

7 hours ago 10

loading...

Pusat data atau data center jadi target serangan baru di konflik yang terjadi di 2026. Foto: Reuters

UAE - Fasilitas pusat data milik Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab (UEA) terbakar hebat setelah dihantam oleh sejumlah "benda asing".

Insiden ini seketika memutus aliran listrik dan melumpuhkan layanan digital di kawasan tersebut, membuktikan bahwa infrastruktur teknologi tercanggih sekalipun tidak kebal terhadap dampak konflik fisik.

Hantaman tersebut terjadi tepat saat kawasan Teluk diguncang serangan balasan pesawat nirawak (drone) dan rudal dari Iran ke wilayah UEA.

Meski Amazon tidak secara gamblang menyebut serangan militer sebagai penyebabnya, waktu kejadian yang berbarengan memperkuat dugaan bahwa aset teknologi kini telah masuk dalam peta sasaran konflik modern.

Pergeseran Target dari Minyak ke Data

Jika pada dekade lalu konflik di Timur Tengah berfokus pada penghancuran pipa minyak dan kilang, di 2026, target telah bergeser ke infrastruktur data. Mengapa? Karena di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), data adalah "minyak baru".

Uni Emirat Arab telah memposisikan diri sebagai pusat AI global, tempat bagi mesin-mesin canggih yang menjalankan layanan seperti ChatGPT.

Read Entire Article
Prestasi | | | |