Diboikot BTS, Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop

3 hours ago 3

loading...

Grammy mempertimbangkan ubah kategori Asian Pop, setelah BTS menyatakan tak akan mengirimkan karyanya. Foto: The Music Network

JAKARTA - CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengakui bahwa sejumlah artis merasa kategori Asian Pop belum sepenuhnya merepresentasikan musik yang mereka ciptakan. Salah satu yang memprotes adalah group K-pop BTS .

Dikutip Kbizoom, Mason mengatakan, meski kategori tersebut dibentuk dengan niat untuk memberikan apresiasi terhadap musik Asia, sejumlah musisi justru merasa karya mereka belum terwakili dengan baik.

Sebagai seorang musisi, Mason mengaku menanggapi kekhawatiran tersebut secara serius. Ia juga menegaskan bahwa selama enam tahun terakhir, Recording Academy telah menunjukkan kemampuan untuk merespons kebutuhan komunitas musik dan melakukan perubahan dengan cepat.

Baca Juga : BTS Boikot Grammy 2027, Ini Respons CEO Recording Academy

Mason bahkan mengisyaratkan bahwa Recording Academy terbuka untuk mengevaluasi kembali cara mereka membentuk kategori Grammy baru. Dengan jumlah kategori yang kini mencapai lebih dari 100, menurut dia, Academy tengah mempertimbangkan bagaimana pendekatan terhadap kategori-kategori tersebut dapat dikembangkan ke depan.

Berdasarkan pernyataan tersebut, Billboard melaporkan bahwa Recording Academy berpotensi melakukan restrukturisasi terhadap kategori Asian Pop, bahkan perubahan itu kemungkinan mulai diterapkan pada penyelenggaraan Grammy tahun depan.

Untuk membahas persoalan ini, Recording Academy telah memulai dialog dengan berbagai perwakilan industri musik di Asia. Mason bersama sejumlah petinggi Academy disebut telah bertemu dengan artis, label rekaman, hingga manajer yang mewakili K-pop, J-pop, C-pop, serta musik India. Beberapa perwakilan yang terkait dengan HYBE juga disebut ikut dalam pembicaraan tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |