Disdik DKI Jakarta Bakal Masukan Muatan Lokal Dalam Kurikulum Belajar

10 hours ago 8

loading...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bakal memasukan muatan lokal ke dalam kurikulum pembelajaran sekolah. Muatan lokal itu berbasis budaya Betawi. Foto/Achmad Al Fiqri

JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta bakal memasukan muatan lokal berbasis budaya ke dalam kurikulum pembelajaran. Kurikulum bermuatan budaya Betawi ini belum pernah diinisiasi di DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan telah meminta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana untuk melaksanakan hal itu. Pramono menyampaikan kebijakan ini saat memberi sambutan di acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Gubernur Pramono Sepakat MKB Jadi Mitra Strategis Pemprov Jakarta

"Saya inginkan adalah pendidikan muatan lokal. Ini yang tidak pernah dilakukan. Saya akan meminta kepada Ibu Nahdiana, Ibu Kepala Dinas Pendidikan, (masukan kurikulum) muatan-muatan lokal kebetawian," ujar Pramono.

Mantan Mensesneg ini mengaku, belum mengetahui sepenuhnya bahasa budaya Betawi. Menurutnya, kosa kata dari budaya Betawi ini perlu dilestarikan dan dimasukan ke dalam kurikulum pembelajaran pendidikan dasar.

"Saya terus terang enggak tahu. Nah, kata-kata yang seperti itu perlu diajarkan di pendidikan dasar kita. Begitu kayanya budaya-budaya Betawi. Memang orang Betawi ini kalau senengnya kelihatan, kalau enggak senengnya lebih kelihatan lagi," ujar Pramono.

Read Entire Article
Prestasi | | | |