Dukungan Mengalir untuk Jenderal Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian

1 week ago 13

loading...

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026). Foto/Arif Julianto

JAKARTA - Dukungan mengalir untuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menolak kedudukan Polri ditempatkan di bawah kementerian. Pernyataan Jenderal Sigit yang menegaskan Polri harus tetap di bawah presiden itu dianggap sejalan dengan semangat reformasi dan prinsip independensi penegakan hukum.

Ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri Pengurus Daerah Metro Jaya (KBPP Polri PD Metro Jaya) Adi Pratama Nurdin berpendapat bahwa sikap Kapolri itu sebagai langkah yang tepat dan berani. Dikatakannya, Polri harus tetap berada langsung di bawah presiden sebagaimana amanat reformasi.

“Pak Kapolri tepat dan berani. Sikap beliau sejalan dengan semangat reformasi serta prinsip independensi penegakan hukum,” kata Adi kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Menurut dia, penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi kepentingan politik. Dia mengatakan, independensi Polri merupakan fondasi utama agar institusi kepolisian mampu menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional dan objektif.

Read Entire Article
Prestasi | | | |