loading...
Ekonom terkemuka AS Jeffrey Sachs sebut Uni Emirat Arab lakukan kesalahan fatal karena jadi sekutu AS dan Israel. Menurutnya, Dubai akan hancur jika Uni Emirat Arab ikut perang melawan Iran. Foto/NDTV
DUBAI - Ekonom terkemuka Amerika Serikat (AS), Jeffrey Sachs, telah memperingatkan Uni Emirat Arab (UEA) agar tidak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran. Dia menyoroti bahaya langsung bagi Dubai dan Abu Dhabi, yang dirancang sebagai destinasi wisata daripada zona militer.
Berbicara kepada Asia News International (ANI), Sachs berpendapat bahwa UEA telah terjebak dalam "kekacauan yang absurd" dan terus "memperparah" kesalahannya dengan bersekutu dengan AS dan Israel.
Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka
"Pada dasarnya, Dubai dan Abu Dhabi dapat hancur jika UEA terlibat dalam perang. Ini adalah daerah resor. Ini adalah destinasi wisata. Ini bukan daerah pertahanan rudal yang diperkuat," katanya, Senin (30/3/2026).
"Ini adalah tempat orang kaya pergi berpesta dan menghabiskan uang mereka. Dan memasuki zona perang berarti menggagalkan seluruh tujuan tempat seperti Dubai. Uni Emirat Arab terjebak dalam kekacauan yang absurd dengan mata terbuka. Dan mereka terus memperparah kesalahan mereka," paparnya.
Sachs melihat keputusan negara-negara Teluk untuk bermitra dengan AS melalui Kesepakatan Abraham sebagai "undangan menuju bencana" karena hal itu membuat mereka lebih bergantung pada perlindungan Amerika, yang akhirnya membentuk apa yang oleh mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger disebut sebagai "persahabatan yang fatal".


















































