Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat

7 hours ago 9

loading...

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 diperkirakan akan menambah tekanan biaya operasional di sektor logistik. Foto/Dok

JAKARTA - Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 diperkirakan akan menambah tekanan biaya operasional di sektor logistik . Kondisi ini berpotensi memengaruhi biaya distribusi barang hingga ongkos kirim yang harus ditanggung pelaku usaha maupun konsumen.

Seperti diketahui, berdasarkan ketentuan terbaru, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu Pertamax Green 95 melonjak dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

CEO SiCepat Ekspres Indonesia, Barry Lim mengatakan, kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung terhadap industri logistik yang sangat bergantung pada biaya transportasi dalam proses distribusi barang. Baca Juga: Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina

"Kenaikan harga BBM memberikan tekanan tambahan pada biaya logistik, baik untuk pelaku usaha maupun konsumen akhir," kata Barry dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |