Houthi Bakal Kenakan Pajak Laut Merah: China Bebas Melenggang, Arab Saudi Makin Tertekan

4 hours ago 14

loading...

Militan Houthi di Yaman dilaporkan tengah mematangkan rencana nekat untuk memungut pajak tol (transit fees) terhadap seluruh kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Foto/Dok

JAKARTA - Militan Houthi di Yaman dilaporkan tengah mematangkan rencana nekat untuk memungut 'pajak tol' (transit fees) terhadap seluruh kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah Selatan. Langkah ini mengemuka hanya seminggu setelah kelompok ini secara resmi mendeklarasikan blokade maritim terhadap Arab Saudi.

Selat Bab el-Mandeb merupakan gerbang utama yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden-jalur krusial bagi pelayaran energi global dan rantai pasokan dunia.

Dibimbing Langsung Penasihat Iran: Strategi Pajak Jalur Internasional

Rencana pungutan biaya ini dibahas secara intensif saat pejabat Houthi melawat ke Teheran untuk menghadiri upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Baca Juga: Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi

Menurut sumber diplomatik dan pejabat kawasan seperti dilansir Reuters, sejumlah penasihat dari Iran bahkan diterbangkan langsung ke Yaman untuk membantu Houthi merancang lembaga khusus yang bertugas mengelola dan memungut retribusi tersebut.

Strategi ini dirancang dengan dua tujuan utama: menormalisasi praktik pemungutan biaya di perairan internasional serta meningkatkan tekanan ekonomi secara masif terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |