loading...
Eko Ernada, Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember/Wakil Rektor Universitas Nahdalatul Ulama Kalimantan Timur. Foto/Dok. SindoNews
Eko Ernada
Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember
Wakil Rektor Universitas Nahdalatul Ulama Kalimantan Timur
PERHATIAN dunia dalam beberapa pekan terakhir tertuju pada Selat Hormuz, tempat konflik Iran telah mengganggu salah satu jalur energi terpenting dunia. Namun, di ujung lain Timur Tengah, perkembangan di Yaman sedang menciptakan persoalan strategis yang tidak kalah penting.
Pada 11 September 2026, pasukan Houthi dilaporkan mencapai Pulau Perim atau Mayyun di tengah Bab el-Mandeb, setelah sebelumnya merebut Mokha di pesisir Laut Merah. Pergerakan ini memperkuat posisi Houthi di salah satu simpul penting perdagangan global.
Dalam konteks inilah Houthi dapat dibaca sebagai “front kedua Iran”. Istilah ini tidak berarti Houthi adalah pasukan Iran yang menerima perintah langsung dari Teheran. Houthi memiliki sejarah, kepentingan politik, dan kalkulasi sendiri dalam konflik Yaman.
Persoalan yang lebih menarik adalah apakah Iran membutuhkan kendali penuh atas Houthi untuk memperoleh keuntungan strategis dari keberadaan mereka. Dalam geopolitik kontemporer, jawabannya tidak selalu demikian.
Pertama, Houthi memberi Iran kedalaman strategis di luar wilayahnya sendiri. Iran telah lama memberikan dukungan kepada Houthi, sementara kelompok ini berkembang menjadi aktor militer dan politik yang relatif mandiri.
Karena itu, hubungan keduanya lebih tepat dipahami sebagai strategic alignment daripada hubungan komando. Houthi tidak harus menjadi “boneka” Iran agar keberadaannya menguntungkan Iran; cukup terdapat kepentingan yang beririsan sehingga kemampuan Houthi dapat memperluas ruang manuver strategis Teheran.
Reuters menggambarkan Houthi sebagai kelompok yang didukung Iran, tetapi perkembangan mereka di sepanjang pantai Laut Merah juga menunjukkan kapasitas operasional yang semakin mandiri. Di sinilah konsep strategic depth menjadi relevan.


















































