Imbas Krisis Energi Global, Rupiah Pekan Depan Terancam Tembus Rp17.100

6 hours ago 11

loading...

Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan yang dimulai Senin (30/3/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah diprediksi akan terus mengalami tekanan hebat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pekan depan yang dimulai Senin (30/3/2026).

Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memperingatkan bahwa mata uang Garuda berpotensi menyentuh level psikologis baru yang cukup mengkhawatirkan akibat penguatan indeks dolar. “Itu (rupiah) kemungkinan besar akan menuju level Rp17.100. Ingat Rp17.100,” tegas Ibrahim dalam analisisnya, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: Rupiah Diramal Tembus Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Wanti-wanti Krisis

Ibrahim juga memproyeksikan indeks dolar akan bergerak kuat di rentang 99,300 hingga 101,600, yang secara langsung akan memicu pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Faktor utama yang mendorong penguatan dolar dan pelemahan rupiah adalah memanasnya situasi di Timur Tengah, terutama terkait ancaman pemblokiran Selat Hormuz. Eskalasi militer yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah menyebabkan gangguan serius pada produksi minyak dunia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |