Inggris Bisa Terlibat Serangan AS terhadap Iran

1 week ago 12

loading...

Jet tempur Typhoon. Foto/national security journal

LONDON - Pesawat tempur Inggris telah dikirim ke Qatar seiring meningkatnya rumor tentang serangan Amerika Serikat yang akan segera terjadi terhadap Iran. Banyak yang percaya serangan itu bisa terjadi paling cepat pekan ini.

Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan serangan presisi terhadap pejabat dan komandan Iran "bernilai tinggi" yang dianggap bertanggung jawab atas kematian para demonstran selama demonstrasi anti-pemerintah yang mengguncang Iran awal bulan ini, lapor Middle East Eye pada hari Senin.

Sementara itu, media Israel melaporkan Inggris, bersama dengan Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), akan memberikan dukungan logistik dan intelijen kepada militer AS jika terjadi serangan.

Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab menegaskan pada hari Senin bahwa mereka tidak akan membiarkan wilayah udara, wilayah teritorial, atau perairan teritorialnya digunakan untuk aksi militer terhadap Iran.

Namun Inggris menolak memberikan komentar apakah mereka akan terlibat dalam konflik tersebut.

Perdana Menteri Keir Starmer tentu saja ingin mempertahankan dan memperkuat hubungan Inggris dengan AS. Namun, pemerintahannya telah menjauhkan diri dari kebijakan luar negeri pemerintahan Trump pada beberapa isu penting selama setahun terakhir.

Baru pekan lalu, Inggris memilih tidak bergabung dengan "Dewan Perdamaian" Gaza Trump karena kemungkinan keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dan selama konflik antara Israel dan Iran musim panas lalu, Inggris dengan hati-hati menjauhkan diri.

Tetapi bagaimana Inggris benar-benar bisa terlibat dalam konflik AS-Iran?

Read Entire Article
Prestasi | | | |