loading...
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr. Foto/prensa latina
TEHERAN - Iran sedang melanjutkan rencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di lima lokasi di sepanjang garis pantainya. Langkah ini sebagai bagian dari upaya memperluas pangsa energi nuklir dalam bauran listrik negara. Kepala Organisasi Energi Atom Iran menjelaskan hal itu pada hari Senin (8/6/2026), seperti dilaporkan Anadolu.
Mohammad Eslami, wakil presiden dan kepala Organisasi Energi Atom Iran, menyampaikan pernyataan tersebut selama pertemuan dengan anggota komisi energi dan konstruksi parlemen, menurut kantor berita resmi IRNA.
Eslami mengatakan proyek-proyek tersebut sedang diimplementasikan di bawah dokumen strategis komprehensif Iran untuk industri nuklir, yang diluncurkan pada tahun 2022.
“Berdasarkan dokumen ini, pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di lima lokasi pesisir ada dalam agenda untuk meningkatkan pangsa listrik nuklir dalam bauran energi negara, dan proyek-proyek ini berjalan sesuai rencana,” katanya.
Pejabat tersebut juga mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr baru-baru ini melampaui 80 miliar kilowatt-jam produksi listrik, pencapaian yang menurutnya telah menghemat setara dengan 131 juta barel minyak mentah atau 21,3 miliar meter kubik gas alam.
















































