Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS

6 hours ago 11

loading...

AS mengirim tentaranya ke Timur Tengah. Foto/minanews

TEHERAN - Iran telah meretas jaringan seluler di seluruh Timur Tengah untuk melacak lokasi personel dan kontraktor Amerika Serikat selama perang. Tudingan itu diungkap dalam laporan surat kabar Financial Times (FT) London, mengutip data telekomunikasi dari proyek penelitian Mobile Surveillance Monitor dan mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Para anggota parlemen AS khawatir dengan informasi tersebut, kata surat kabar itu, karena mereka memperingatkan sistem roaming dan teknologi periklanan ponsel pintar telah membuat militer rentan terhadap serangan.

Para pejabat di Teluk mencurigai Iran atau sekutunya mengeksploitasi perjanjian roaming dengan penyedia telepon lokal untuk mencoba menemukan personel AS, kata seseorang yang mengetahui masalah tersebut kepada FT.

Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kepada surat kabar itu bahwa aktor yang terkait dengan Iran telah menyalahgunakan basis data periklanan yang tersedia secara komersial untuk melacak telepon di wilayah semi-otonom Kurdi, Irak utara.

“Iran benar-benar memiliki kemampuan mendapatkan informasi lokasi secara real-time, langsung, dan berkelanjutan,” ungkap Gary Miller, peneliti senior di lembaga pengawas keamanan siber Citizen Lab yang meninjau data tersebut, seperti dikutip FT.

Read Entire Article
Prestasi | | | |