Iran Peringatkan Negara-negara Tetangga Tak Biarkan Musuh Beraksi dari Wilayah Mereka

6 hours ago 10

loading...

Iran meluncurkan rudal dari wilayahnya. Foto/anadolu

TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendesak negara-negara tetangganya tidak membiarkan “musuh-musuh Teheran mengendalikan perang” dari wilayah mereka. Ini merupakan peringatan berulang kepada negara-negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat (AS).

“Kami telah berkali-kali mengatakan Iran tidak melakukan serangan pendahuluan, tetapi kami akan membalas dengan keras jika infrastruktur atau pusat ekonomi kami menjadi sasaran,” katanya di X pada hari Sabtu (28/3/2026).

“Kepada negara-negara di kawasan ini: Jika Anda menginginkan pembangunan dan keamanan, jangan biarkan musuh-musuh kami mengendalikan perang dari wilayah Anda,” papar dia

Unggahan Pezeshkian adalah seruan terbaru Iran kepada negara-negara tetangganya agar tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk operasi melawan Iran dalam perang yang sedang berlangsung.

Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga mendesak negara-negara di sekitar Iran untuk menjauhkan diri dari Amerika Serikat.

Perang dimulai ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara di seluruh Iran pada 28 Februari, menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan menimbulkan guncangan di seluruh dunia.

Sebulan kemudian, konflik tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, dengan Israel mengumumkan serangan yang lebih intensif terhadap Iran hampir setiap hari karena Teheran terus menargetkan musuh bebuyutannya, serta negara-negara dengan aset militer AS di Timur Tengah.

Serangan Baru di Negara-negara Teluk

Di Kuwait, bandara internasional negara itu menjadi sasaran beberapa serangan drone pada Sabtu pagi yang menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem radarnya tetapi tidak mengakibatkan korban jiwa, menurut kantor berita negara Kuna, mengutip Otoritas Penerbangan Sipilnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |