Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas

2 hours ago 9

loading...

Kapal-kapal masih terhambat di Selat Hormuz. Foto/anadolu

TEHERAN - Seorang pejabat senior Iran menyatakan prinsip-prinsip umum rencana aksi strategis untuk mengelola Selat Hormuz telah disepakati dalam pertemuan Komite Parlemen Urusan Dewan. Valiullah Bayati, juru bicara komite tersebut, mengatakan hal itu kepada kantor berita Iran, Tasnim.

Dia menjelaskan, "Rencana aksi strategis untuk menjamin keamanan dan kelancaran Selat Hormuz serta Teluk Persia telah ditinjau Komisi Dewan dan, setelah mendengarkan berbagai pendapat, garis besar umumnya telah disetujui."

Laporan tersebut menambahkan salah satu resolusi dalam rencana itu melarang pelintasan kapal dan peralatan milik AS, Israel, dan negara-negara "bermusuhan" lainnya melalui Selat Hormuz.

"Hal ini dikarenakan negara-negara tersebut telah menggunakan Selat Hormuz untuk melakukan tindakan bermusuhan terhadap negara kami, serta melakukan tindakan yang tidak adil dan agresif terhadap rakyat Iran," ujar Bayati.

Sementara itu, Hamidreza Gholamzadeh, direktur lembaga pemikir (think tank) Iran, Diplo House, mengatakan pihak Iran telah menetapkan syarat-syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz.

"Ini bukan hanya soal kesepakatan dengan Oman, tetapi juga pencabutan blokade angkatan laut AS, penghapusan sanksi, dan penghentian agresi terhadap Teheran," ujarnya saat berbicara dengan Al Jazeera.

"Iran menyatakan jika selat ini ingin dibuka kembali, maka pihak Amerika harus kembali mematuhi nota kesepahaman Islamabad dan memenuhi semua komitmen yang telah mereka buat," tambahnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |