loading...
Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Iran tak percaya dengan AS. Foto/X/@ShaykhSulaiman
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran , Mohammad Bagher Ghalibaf, mengeluarkan pernyataan resmi pertamanya sejak pembicaraan di Islamabad berakhir.
Dalam serangkaian unggahan di X, Ghalibaf mengatakan bahwa sebelum negosiasi dimulai, ia menekankan bahwa "kami memiliki itikad baik dan kemauan yang diperlukan, tetapi karena pengalaman dari dua perang sebelumnya, kami tidak mempercayai pihak lawan".
"Pihak lawan pada akhirnya gagal mendapatkan kepercayaan dari delegasi Iran dalam putaran negosiasi ini," katanya.
"Saya juga berterima kasih atas upaya negara sahabat dan saudara kami, Pakistan, dalam memfasilitasi proses negosiasi ini, dan saya menyampaikan salam saya kepada rakyat Pakistan," tambahnya, dilansir Al Jazeera.
Dalam sebuah unggahan di X, mantan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, bertanya: "Ingin tahu mengapa negosiasi tidak berhasil?"
Kemudian ia mengutip pernyataan Wakil Presiden AS, Vance, yang mengatakan, "Mereka telah memilih untuk tidak menerima persyaratan kami."


















































