loading...
Komando Pusat AS (CENTCOM) memulai Operasi Epic Fury, atas arahan Presiden Amerika Serikat di Tampa, Florida, Amerika Serikat pada 28 Februari 2026. Foto/US CENTCOM/Anadolu Agency
TEHERAN - Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran mengatakan militer Amerika Serikat (AS) telah melanggar gencatan senjata dan menargetkan satu kapal tanker minyak Iran dan kapal Iran lainnya di Selat Hormuz.
Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan militer meluncurkan rudal setelah apa yang digambarkan sebagai serangan AS terhadap satu kapal tanker minyak, setelah ledakan terdengar di Pulau Qeshm di Selat Hormuz.
Televisi pemerintah juga mengutip seorang pejabat militer yang mengatakan, “Setelah serangan militer AS terhadap satu kapal tanker Iran, unit-unit musuh di Selat Hormuz dihujani rudal Iran dan terpaksa mundur setelah mengalami kerusakan.”
Stasiun televisi tersebut juga melaporkan, mengutip sumber-sumber militer, bahwa tiga kapal perusak AS menjadi sasaran rudal dan drone angkatan laut Iran di dekat Selat Hormuz.
Sumber-sumber tersebut menambahkan kapal perusak AS yang diserang oleh angkatan laut Iran di dekat Selat Hormuz sedang menuju Teluk Oman.
Baca juga: Takut Infiltrasi Iran, Militer Israel Nonaktifkan Sistem Pelacakan Rudal
(sya)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)







