Israel akan Batasi Akses Umat Islam ke Masjid al-Aqsa selama Ramadan

8 hours ago 8

loading...

Warga Palestina melaksanakan salat Tarawih di depan Kubah Batu (Qubbat as-Sakhrah) di Masjid Al-Aqsa pada malam Laylat al-Qadr, malam ke-27 bulan suci Ramadan, meskipun terdapat hambatan yang ditimbulkan Israel di Yerusalem pada 26 Maret 2025. Foto/Mostaf

YERUSALEM - Pihak berwenang Israel telah berencana membatasi akses umat Islam ke Masjid al-Aqsa untuk salat selama bulan suci Ramadan yang akan datang. Pernyataan itu diungkap seorang cendekiawan Muslim terkenal dan mantan mufti besar Yerusalem dalam wawancara dengan Anadolu.

Sheikh Ekrima Sabri, mantan mufti besar Yerusalem dan kepala Dewan Islam Tertinggi di Yerusalem, menyatakan penyesalannya atas rencana pemerintah Israel membatasi akses ke masjid tersuci ketiga bagi Muslim selama Ramadan, yang dimulai pertengahan pekan depan.

Niat buruk Israel terlihat jelas ketika Mayor Jenderal Avshalom Peled diangkat sebagai komandan polisi baru di Yerusalem Timur yang diduduki pada pekan pertama Januari, langkah yang dilihat sebagai upaya memajukan rencana Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir untuk Masjid Al-Aqsa yang menjadi titik konflik.

Surat kabar Israel Haaretz menulis, "Tampaknya Ben-Gvir melakukan segala yang dia bisa untuk mengipasi api."

“Umat Muslim menyambut Ramadan dengan optimisme, mengikuti tradisi Nabi Muhammad, yang biasa menyambut bulan ini di akhir bulan Sya'ban,” ujar Sheikh Sabri kepada Anadolu. “Namun terkait Yerusalem, kami menyesalkan tindakan keras yang akan diberlakukan otoritas pendudukan terhadap umat Muslim yang datang ke Masjid Al-Aqsa.”

Ia mengatakan, “Otoritas Israel telah melarang puluhan pemuda memasuki masjid dan mengumumkan mereka tidak akan melonggarkan pembatasan selama Ramadan bagi para jamaah yang datang dari Tepi Barat yang diduduki.”

“Ini berarti akan ada pembatasan yang lebih ketat,” kata Sabri. “Jumlah jamaah di Al-Aqsa akan lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Ini bertentangan dengan kebebasan beribadah dan mengganggu pelaksanaan puasa umat Muslim.”

Read Entire Article
Prestasi | | | |