Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya

5 hours ago 6

loading...

Jalanan di Inggris meleleh pada suhu 45 derajat Celsius. Foto/X

LONDON - Saat beberapa bagian Eropa mengalami suhu yang memecahkan rekor, laporan tentang jalan yang menjadi lunak dan rusak di Inggris telah menarik perhatian. Situasi ini juga memicu perbandingan dengan India, di mana suhu secara teratur melampaui 45 derajat Celcius selama bulan-bulan puncak musim panas tanpa jalan yang umumnya mencapai tingkat kerusakan yang sama.

Perbedaannya bukan tentang satu negara membangun jalan yang lebih kuat daripada negara lain. Semuanya bermuara pada cara pemilihan material jalan berdasarkan iklim yang diharapkan akan dihadapi.

Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya

1. Jalan-Jalan di Eropa Dirancang untuk Musim Dingin yang Membeku

Melansir NDTV, di negara-negara seperti Inggris, konstruksi jalan secara tradisional berfokus pada ketahanan terhadap kondisi dingin. Jalan harus mampu menahan siklus pembekuan dan pencairan berulang, yang dapat menyebabkan retak dan kerusakan struktural.

Karena alasan ini, banyak jalan di Eropa menggunakan material seperti aspal gulung panas (HRA) dan beton aspal padat. Campuran ini mengandung proporsi bitumen yang lebih tinggi dan agregat yang lebih halus, sehingga permukaan lebih fleksibel.

Fleksibilitas tersebut berguna selama musim dingin yang keras karena jalan dapat mengembang dan menyusut tanpa mudah retak. Bitumen dengan kualitas lebih lunak membantu jalan tetap tahan lama ketika suhu turun di bawah nol derajat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |