Jelang Ramadan, Sarifah Harap Kenaikan Harga Sembako Jangan Jadi Beban Rutin Masyarakat

1 week ago 14

loading...

Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Golkar DPR Sarifah Suraidah menegaskan pola kenaikan harga sembako yang terjadi hampir setiap tahun menunjukkan adanya masalah struktural dalam tata niaga dan distribusi pangan nasional. Foto/Istimewa

JAKARTA - Kenaikan harga sembako yang terus berulang setiap memasuki bulan Ramadan kembali menjadi persoalan serius yang membebani masyarakat. Lonjakan harga komoditas pangan seperti cabai, bawang, minyak goreng, dan daging bukan hanya menekan daya beli warga, namun juga mencerminkan lemahnya pengendalian distribusi dan pengawasan pasar yang seharusnya dapat diantisipasi lebih awal oleh pemerintah.

Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Golkar DPR Sarifah Suraidah menegaskan pola kenaikan harga sembako yang terjadi hampir setiap tahun menunjukkan adanya masalah struktural dalam tata niaga dan distribusi pangan nasional. Setiap jelang bulan Ramadan, pemerintah harus bisa mengantisipasi lebih dini agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.

“Ramadan seharusnya menjadi bulan yang menenangkan bagi masyarakat, bukan justru menghadirkan kekhawatiran akibat harga kebutuhan pokok yang melonjak. Jika ini terus berulang setiap tahun, berarti ada yang belum beres dalam sistem pengendalian harga pangan kita,” kata Sarifah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2026).

Baca juga: Kasus Minyak Mentah, Ahok: Kan Terbukti Enggak Ada Oplosan, Blending Kan

Read Entire Article
Prestasi | | | |