loading...
Hendrick Lodewyck pilot pesawat charter Pelita Air ditemukan tewas usai pesawatnya jatuh di Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara akan dibawa ke Jakarta besok. Foto/SindoNews
KALIMANTAN UTARA - Hendrick Lodewyck pilot pesawat charter Pelita Air registrasi PK-PAA ditemukan tewas usai pesawat yang dipilotinya jatuh di Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara. Jenazah Hendrick akan dikirim ke Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026.
Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril menjelaskan jenazah Hendrick sebelumnya sudah berhasil ditemukan di titik terjatuh pesawat. Hendrick yang sebelumnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Pratama Long Bawan akan kemudian diterbangkan ke Balikpapan sebelum nantinya kembali diantar ke Jakarta.
"Direncanakan besok pagi akan dilanjutkan proses evakuasi dari Long Bawan ke Balikpapan dan selanjutnya ke Jakarta untuk diserahkan ke keluarga korban," kata Syahril, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: Ini Penampakan Pesawat Pengangkut BBM yang Jatuh di Kaltara
Sedianya korban hendak dievakuasi pada hari ini tak lama setelah jenazah ditemukan. Namun, karena terkendala prediksi cuaca BMKG, operasi itu pun urung dilakukan.
"Prediksi cuaca dari BMKG sampai dengan pukul 17.00 lokal time (WITA) tidak dapat melakukan penerbangan ke lokasi kejadian karena cuaca buruk," ungkap dia.
Seperti diketahui, pesawat charter milik Pelita Air registrasi PK-PAA terjatuh di Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Pesawat itu baru ditemukan sekitar dua jam setelah hilang kontak.


















































