Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW

3 hours ago 5

loading...

Berhala orang-orang Arab sebelum Rasulullah diutus umumnya terbuat dari batu, kayu, besi bahkan dari emas dan perak. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa berhala di zaman Rasulullah SAW pernah berbicara dan berkata: Muhammad telah datang. Foto ilustras

Kisah hikmah tentang berhala yang ternyata bisa bicara ini sangat menarik. Karena, berhala itu ternyata menyampaikan kebenaran akan Nabi Muhammad Shallalahu Alaihi Wassalam. Begini kisahnya:

Dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari, berhala pertama kali dijadikan sesembahan pada masa Nabi Nuh. Kaum Nabi Nuh membuat patung-patung dan memberinya nama orang-orang saleh kala itu.

Berhala orang-orang Arab sebelum Rasulullah diutus umumnya terbuat dari batu, kayu, besi. Bahkan ada yang membuatnya dari emas dan perak. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa berhala-berhala di zaman Rasulullah SAW pernah berbicara. Berhala itu berkata: "Muhammad telah datang."

Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam Kitab Al-Mawa'izh Al-'Usfuriyah menukil riwayat dari Ali bin Abu Tholib radhiyallahu 'anhu bahwa ia berkata: "Suatu ketika kita sedang bersama Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam pada masa awal kemunculan Islam.

Tiba- tiba ada seorang laki-laki yang naik unta mendatangi kita. Pada dirinya dan untanya terdapat tanda-tanda kalau ia telah melakukan perjalanan dan juga nampak baginya tanda-tanda kesulitan melakukan perjalanan. Kemudian ia berdiri dan bertanya:
"Manakah di antara kalian yang bernama Muhammad?" Kemudian kami mengarahkan isyarat ke arah Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam. "Hai Muhammad! Manakah di antara dua pilihan antara kamu memperlihatkan apa yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadaku atau aku yang memperlihatkan apa yang diperintahkan oleh berhalaku kepadamu?"

Baca juga: Amr bin Luhai, Pelopor Penyembah Berhala yang Menguasai Makkah

Rasulullah menjawab: "Baiklah! Aku saja yang memperlihatkan kepadamu ajaran yang diperintahkan oleh Tuhanku." Kemudian Rasulullah berkata: "Islam tersusun (dibangun) di atas lima pondasi."

Laki-laki itu berkata: "Hai Muhammad! Aku adalah Ghossan bin Malik Al-Amiri. Kami memiliki sebuah berhala dimana kami selalu menyembelih sembelihan di bulan Rajab di dekatnya dan beribadah kepadanya dengan sembelihan itu. Suatu ketika ada seorang laki-laki dari penduduk kami hendak menyembelih sembelihan. Ia bernama Ushom.

Ketika ia mengangkat tangannya untuk menyembelih maka terdengarlah suara yang berasal dari perut berhala itu: "Hai Ushom! Islam telah datang. Berhala-berhala adalah batil. Diri seseorang akan terjaga haknya. Sanak saudara disambung. Hakikat agama telah muncul. Semoga keselamatan tercurah padamu wahai Ushom!

Read Entire Article
Prestasi | | | |