Kurangi Beban Utang Negara, Purbaya Bakal Tarik Sebagian Keuntungan Danantara

2 hours ago 6

loading...

Menkeu Purbaya mengungkapkan, rencana Pemerintah mengambil sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke kas negara untuk mengurangi beban utang Pemerintah. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, rencana Pemerintah mengambil sebagian keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ke kas negara untuk mengurangi beban utang Pemerintah. Menkeu menjelaskan, ide tersebut muncul dari Presdien Prabowo Subianto yang menargetkan penurunan beban utang negara dengan mengoptimalkan penerimaan negara, baik lewat pajak, maupun seperti skema bagi dividen perusahan BUMN.

"Ada ide Presiden untuk menempatkan sebagai keuntungan Danantara untuk cadangan Pemerintah, sehingga itu yang bisa mengurangi utang kita juga. Nanti kita tentukan bentuknya ke depan," kata Purbaya saat ditemui usai Sidang debottlenecking .

Seperti diketahui, sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025, setoran dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebetulnya tidak lagi menjadi kas negara, melainkan dialihkan untuk fungsi pengembangan bisnis di bawah kelolaan Danantara. Baik untuk kebutuhan investasi baru, ekspansi usaha BUMN, pengoptimalan usaha, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Utang Pemerintah Indonesia Sentuh Rp10.293 Triliun, Masih Aman?

Menkeu Purbaya mengatakan, targetnya skema pengambilan sebagian keuntungan Danantara sebagai kas negara akan dilakukan pada tahun 2026 ini. Sejalan dengan target itu, Danantara masih melakukan konsolidasi pelaporan keuangan dari seluruh perusahan BUMN di bawahnya.

"Jadi kita meningkatkan efisiensi pendapatan kita, dan ingin membuat anggaran kita ke depan semakin berkesenambungan. Segala cara kita manfaatkan termasuk pendapatan dari Danantara," katanya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |