Malaysia Tahan 4 Warga Israel saat Transit di KLIA Gara-gara Ikuti Saran Chatbot

5 hours ago 10

loading...

Pihak berwenang Malaysia menahan 4 warga Israel saat transit di Bandara Internasional Kuala Lumpur atau KLIA. Dua di antaranya transit karena ikuti saran chatbot online. Foto/The Star

KUALA LUMPUR - Pihak berwenang telah menahan empat warga negara Israel ketika transit Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mengejar penerbangan lanjutan ke Filipina. Mereka transit di KLIA pada 25 Maret lalu.

Mengutip laporan Ynet yang berbasis di Israel, Senin (30/3/2026), mereka yang ditahan termasuk dua wanita yang percaya bahwa aman bagi warga Israel untuk transit di KLIA setelah berkonsultasi dengan chatbot online.

Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

Laporan tersebut menambahkan bahwa dua wanita tersebut, yang tidak berbahasa Inggris, terbang dari Thailand ke Malaysia dan ditahan saat dalam proses penerbangan lanjutan ke Filipina. Mereka akhirnya memilih untuk kembali ke Thailand.

Dua warga Israel lainnya yang ditahan di KLIA adalah pria yang bepergian dari Kamboja ke Filipina melalui Kuala Lumpur. Keduanya ditahan selama dua hari sebelum otoritas Malaysia mendeportasi mereka kembali ke Kamboja.

Selanjutnya, laporan tersebut mengeklaim bahwa setidaknya delapan warga Israel telah ditahan di KLIA dalam beberapa bulan terakhir, beberapa di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda dan yang lainnya hanya membawa paspor Israel.

Read Entire Article
Prestasi | | | |