loading...
Presiden AS Donald Trump ancam Iran dengan armada perang yang lebih besar dibandingkan Venezuela. Foto/X/@CENTCOM
TEHERAN - Departemen Perang AS mengerahkan “armada besar” kapal perang dan aset militer lainnya di dekat Iran . Itu diungkapkan Presiden AS Donald Trump, sambil menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi pilihan.
Awal bulan ini, Trump dilaporkan hampir memerintahkan serangan terhadap target Iran sebagai tanggapan terhadap penindakan keras terhadap protes anti-pemerintah yang menewaskan ribuan orang, menurut sejumlah kelompok hak asasi manusia. Meskipun ia menunda keputusan itu, aset militer terus mengalir ke wilayah tersebut.
Mengapa Trump Ancam Iran dengan Armada Perang yang Lebih Besar Dibandingkan Invasi ke Venezuela?
1. Situasi di Iran Berubah-ubah
Dalam sebuah wawancara dengan Axios pada hari Senin, Trump menyatakan situasi dengan Iran tetap “berubah-ubah.”
“Kita memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari Venezuela,” katanya, merujuk pada penumpukan angkatan laut AS di dekat negara Amerika Selatan tersebut yang menyebabkan penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.
Pada saat yang sama, Trump menyatakan bahwa Teheran benar-benar ingin bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan, dengan mengklaim: “Mereka telah menelepon berkali-kali. Mereka ingin berbicara.”
2. Tetap Koordinasi dengan Israel
Inti dari penumpukan tersebut adalah kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln, yang dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) kini beroperasi di Timur Tengah. Jet tempur F-15 dan F-35 tambahan, tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara juga telah dikerahkan. Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas rencana militer gabungan.
















































