Menteri PPPA Sebut Siswa SD di NTT Bunuh Diri karena Tak Punya Tempat Bercerita

3 hours ago 3

loading...

Menteri PPPA Arifah Fauzi menyoroti adanya tekanan psikologis terpendam dan tak memiliki tempat bercerita terkait tragedi bunuh diri siswa SD di Ngada, NTT. Foto/Binti Mufarida

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi memberikan respons terkait tragedi bunuh diri siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia menyoroti adanya tekanan psikologis yang terpendam karena korban tidak memiliki ruang untuk bercerita.

Arifah mengungkapkan bahwa kejadian tragis ini bukan sekadar dipicu oleh satu faktor tunggal, melainkan juga ketiadaan tempat bagi korban untuk bercerita.

Baca juga: Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Sosiolog UGM Ungkap Akar Masalah Struktural

"Kalau menurut analisa kami, ini akumulasi ya, dari beberapa yang apa, persoalan yang dihadapi si anak. Tapi si anak ini mungkin tidak punya tempat untuk bercerita," ujar Arifah kepada awak media usai menghadiri acara di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |