loading...
panas bumi masih jadi tulang punggung transisi energi. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Analis pasar modal dari Bahana Sekuritas Jeremy Mikael menilai PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memiliki peran yang semakin strategis dalam mendorong transisi energi di Indonesia.
Sebagai sumber listrik bersih yang berkarakter baseload, energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) nasional. Dari sisi pasar, saham PGE dinilai juga memiliki potensi yang positif dengan pertumbuhannya yang lebih terukur.
Dalam laporannya, Jeremy menilai PGE berada pada posisi yang solid untuk memanfaatkan momentum tersebut. Dengan pipeline ekspansi yang jelas dan terukur, emiten ini dinilai berpotensi memperkuat kontribusi EBT nasional.
Baca Juga : AS Sudah Tancap Gas Jadikan Panas Bumi Sebagai Sumber Energi Listrik, Indonesia Sudah Sampai Mana?
“Dengan target pengembangan kapasitas menuju 1 gigawatt (GW) dan produksi 5,5–6,0 gigawatt hour (GWh) pada 2028, PGEO menawarkan kombinasi pertumbuhan yang terukur dan profil bisnis yang relatif defensif, terutama jika dibandingkan dengan sejumlah emiten EBT lain maupun sektor seperti pertambangan mineral dan logam,” ujar Jeremy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3253433/original/061012900_1601441591-pexels-kaboompics-com-6360.jpg)

































