Pasar Kripto di Akhir 2025: Bitcoin Layu di Rp 1,46 Miliar, Token Kecil Melesat hingga 69 Persen

1 month ago 36

loading...

Menutup tahun 2025, Bitcoin terkoreksi ke level Rp 1,46 miliar memicu arus keluar dana institusi hingga Rp 13,1 triliun. Foto: ist

JAKARTA - Pasar aset kripto menutup lembaran tahun 2025 dengan nada minor yang mencemaskan sekaligus anomali yang menarik bagi para spekulan.

Di tengah ekspektasi reli akhir tahun yang biasanya meriah, "Raja Kripto" Bitcoin justru tersandung momentum, memicu gelombang risk-off (penghindaran risiko) di kalangan investor institusi, sementara aset-aset alternatif (altcoin) justru menunjukkan denyut nadi yang berbeda.

Laporan pasar terbaru yang dirilis Ajaib Kripto pada Selasa (30/12/2025) pukul 08.00 WIB pagi ini merekam detak pasar yang melambat.

Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, menyoroti bahwa dalam rentang waktu 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) tergerus 1,20 persen. Aset digital terbesar ini diperdagangkan di level USD87.225 atau setara Rp1.461.566.143, setelah gagal mempertahankan posisi tertingginya di USD90.406 (Rp1,51 miliar).

Penurunan ini bukan sekadar koreksi harian, melainkan cerminan dari kinerja tahunan yang menantang.

Secara Year-to-Date (YTD) atau sejak 1 Januari hingga 30 Desember 2025, Bitcoin mencatatkan rapor merah dengan kinerja negatif sebesar minus 6,90 persen.

Dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) kini tertahan di level 59,55 persen, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto global turut menyusut 1,25 persen menjadi USD2,92 triliun (Rp48.927 triliun).

Read Entire Article
Prestasi | | | |