loading...
Foto: Doc. Istimewa
KOTABARU - Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru bergerak cepat menyikapi persoalan transportasi udara menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui rapat kerja bersama sejumlah pemangku kepentingan, dewan berupaya memastikan penerbangan rute Kotabaru–Banjarmasin tetap beroperasi secara optimal dan tidak membebani masyarakat.
Pertemuan dipimpin Wakil Ketua Komisi II M. Suhartono dan dihadiri Ketua Komisi II Abu Suwandi, anggota komisi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, Pengelola Bandara Gusti Syamsir Alam, serta perwakilan Wings Air yang berada di bawah naungan Lion Group. Pada Senin, (2/03/2026), di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru.
Dalam pembahasan, isu tingginya harga tiket menjadi sorotan utama. Tarif rute Kotabaru–Banjarmasin yang berada di kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta dinilai cukup memberatkan masyarakat dan berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas jadwal penerbangan ke depan.
Ketua Komisi II, Abu Suwandi, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan penerbangan di Kotabaru. Menurutnya, apabila jumlah penumpang terus merosot akibat harga yang tinggi, maskapai berpotensi mengurangi frekuensi bahkan menghentikan layanan.
“Jika ini dibiarkan, kita khawatir penerbangan makin jarang atau bahkan terhenti. Padahal bandara sangat vital bagi mobilitas dan ekonomi daerah,” ujarnya. Selain persoalan tarif, Komisi II juga menyoroti pembatalan penerbangan yang dinilai sering terjadi secara mendadak.

















































