loading...
Pasukan keamanan di bawah Kementerian Dalam Negeri Gaza memulai operasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban menyusul pemberlakuan gencatan senjata di Deir al-Balah, Gaza pada 11 Oktober 2025. Foto/Hassan Jedi/Anadolu Agency
JALUR GAZA - Badan-badan keamanan di Jalur Gaza, bekerja sama dengan pasukan Radaa yang berafiliasi dengan Keamanan Perlawanan, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dalam jumlah besar. Penyelundupan itu melalui rute yang diduga terkait geng-geng yang berkolaborasi dengan pendudukan Israel.
Dalam pernyataan yang diterima Quds Press pada hari Senin, pasukan tersebut mengatakan narkoba telah disita dan mereka yang diduga terlibat telah ditahan sambil menunggu tindakan hukum.
Pernyataan tersebut mengatakan upaya penyelundupan yang diduga tersebut merupakan bagian dari apa yang digambarkan sebagai upaya Israel menggunakan kolaborator dan jaringan lain untuk merusak keamanan masyarakat Palestina dengan membawa narkoba ke Jalur Gaza.
Pasukan tersebut menambahkan badan-badan keamanan akan terus mengejar siapa pun yang berupaya merusak keamanan rakyat Palestina atau melayani agenda-agenda yang bermusuhan.
Mereka menekankan bahwa melindungi front internal tetap menjadi tanggung jawab yang berkelanjutan dan semua yang terlibat akan terus dilacak dan dituntut terlepas dari keadaan apa pun.
Baca juga: Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
(sya)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8717575/original/049819500_1782812156-pexels-chermitove-38203191.jpg)


































