Perfect Crown Banjir Kritikan, Adegan Penobatan Raja Disebut Lecehkan Sejarah Korea

2 hours ago 5

loading...

Adegan penobatan raja di drakor Perfect Crown menuai kontroversi. Foto: Kbizoom

JAKARTA - Penayangan episode 11 drama Korea Perfect Crown menuai kontroversi. Dalam episode tersebut pemeran utama pria Ian, yang diperankan oleh Byeon Woo Seok , akhirnya memutuskan untuk naik tahta demi mendapatkan kekuasaan yang cukup untuk melindungi wanita yang dicintainya.

Dikutip Kbizoom, adegan penobatan yang ditampilkan dalam Episode 11 dengan cepat menjadi pusat kontroversi. Penonton mengkritik apa yang mereka gambarkan sebagai ketidakakuratan besar yang melibatkan tradisi kerajaan, simbolisme nasional, dan kesadaran sejarah. Pada 16 Mei, Chosun Ilbo mengumpulkan beberapa contoh adegan yang diperdebatkan dalam drama tersebut.

Salah satu poin kritik terbesar melibatkan nyanyian upacara yang digunakan selama penobatan Ian. Alih-alih meneriakkan "manse," sebuah frasa yang melambangkan negara berdaulat yang merdeka, drama tersebut menggunakan istilah "cheonse," yang secara historis dikaitkan dengan negara bawahan atau negara yang tunduk.

Baca Juga : 100 Kali Gagal Audisi, Byeon Woo Seok Kini Jadi Bintang Lewat 'Perfect Crown'

Penonton juga menunjukkan bahwa mahkota kerajaan Ian berisi sembilan untaian manik-manik, simbol lain yang secara historis terhubung dengan kerajaan bawahan. Sebaliknya, kaisar dari negara yang sepenuhnya merdeka secara tradisional mengenakan mahkota dengan dua belas untaian manik-manik.

Adegan lain yang melibatkan pemeran utama wanita Seong Hui Ju, yang diperankan oleh IU, juga memicu kritik. Penonton berpendapat bahwa adegan upacara minum teh dengan Ibu Suri tampak sangat dipengaruhi oleh ritual minum teh ala Tiongkok daripada adat istiadat kerajaan Korea.

Netizen juga memperhatikan beberapa properti yang diduga berasal dari produk Tiongkok yang murah. Ibu Suri terlihat menggunakan pena yang dilaporkan dijual oleh perusahaan Tiongkok Jinhao seharga sekitar 10.000 won.

Read Entire Article
Prestasi | | | |