Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, Direktur BPJS Kesehatan: Masyarakat Kini Tak Takut Berobat

1 week ago 14

loading...

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut peserta JKN tembus 282,7 juta jiwa. Foto/SindoNews

JAKARTA - Indonesia berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) dalam waktu relatif singkat dibandingkan negara lain di dunia. Di mana hingga akhir 2025, kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencakup hampir seluruh penduduk Indonesia.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, capaian ini melampaui target nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“Peserta program JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau setara dengan 98,62% dari total penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif 81,45%,” ujar Ghufron saat UHC Awards 2026, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: BPJS Kesehatan Minta Anggaran Rp20 Triliun, Purbaya: Bocor-bocor Dibetulin

Keberhasilan Indonesia mencapai UHC hanya dalam waktu sekitar 10 tahun ini pun dinilai luar biasa. Pasalnya, sejumlah negara maju bahkan butuh waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk mencapai hal tersebut.

“Austria perlu waktu 79 tahun, Belgia lebih dari 100 tahun, Jerman 127 tahun untuk mencapai 85 persen penduduknya. Indonesia 10 tahun sudah UHC,” katanya.

Hingga Desember 2025, sebanyak 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota telah mencapai cakupan kepesertaan minimal 98% dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80%. Artinya, pemerintah pusat dan daerah menunjukkan komitmennya untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |