Siapakah Bos Keamanan Baru Iran Mohammad Zolghadr? Mengapa Pengangkatannya Penting?

3 hours ago 7

loading...

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohammad Bagher Zolghadr. Foto/anadolu

TEHERAN - Iran pada hari Selasa (24/3/2026) menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr sebagai pengganti Ali Larijani — yang tewas dalam serangan udara pekan lalu — sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) negara itu. Dia dipilih untuk salah satu posisi paling sensitif dalam sistem politik Iran.

Zolghadr akan menavigasi situasi keamanan yang kompleks, yang dibentuk tekanan militer dari perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran dan tantangan domestik.

Digambarkan koresponden Al Jazeera, Suheib Alassa, sebagai "tokoh keamanan kelas berat", Zolghadr, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sekretaris Dewan Penasihat Kebijakan sejak 2023, memiliki kredibilitas yang menempatkannya di jantung pengambilan keputusan keamanan Iran.

Sebagai bagian dari generasi pertama IRGC, yang dibentuk setelah revolusi Islam 1979, Zolghadr bertempur dalam perang Iran-Irak.

Ia telah memegang serangkaian peran senior di bidang militer dan keamanan, termasuk kepala Staf Gabungan IRGC selama delapan tahun, dan wakil panglima tertinggi organisasi tersebut selama delapan tahun berikutnya. Kemudian ia beralih ke posisi politik dan peradilan tingkat tinggi.

Pemilihannya, kata Alassa, mencerminkan kebutuhan Teheran akan seseorang yang mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Larijani, yang telah lama dianggap sebagai tokoh politik dan keamanan yang sangat berpengalaman dalam sistem pemerintahan. Menggantikannya tidak mungkin mudah.

Dalam konteks itu, penunjukan Zolghadr tidak boleh dilihat sebagai respons langsung terhadap perang saat ini, tetapi lebih sebagai hasil dari proses yang lebih panjang untuk mengidentifikasi sosok dengan kualitas khusus yang dibutuhkan untuk peran yang sensitif tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |