loading...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito didapuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026-2031. FOTO/Facebook/Universitas Pertahanan RI
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026-2031. Pria yang menghabiskan sebagian besar kariernya di lingkungan kesehatan militer ini dikenal sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi dengan pengalaman luas termasuk pernah bertugas di satuan elite Kopassus.
Penunjukan Prihati tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan. Melalui beleid yang berlaku per 19 Februari 2026 itu, Presiden memberhentikan dengan hormat seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan masa jabatan 2021-2026, termasuk Direktur Utama lama Ali Ghufron Mukti.
Baca Juga: Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Didapuk Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Ini Susunan Direksi Terbaru
Untuk periode baru, Prihati Pujowaskito akan memimpin BPJS Kesehatan dengan didampingi tujuh direktur. Mereka adalah Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati. Sementara untuk jajaran Dewan Pengawas, Presiden mengangkat Stevanus Adrianto Passat sebagai Ketua dari unsur pekerja.
Pria kelahiran Surakarta, 29 Maret 1967 ini mengawali karier militernya melalui jalur perwira karier TNI pada 1990. Ia merupakan lulusan Sepamilsuk ABRI III (1990) dan Sussarcabkes (1998). Yang menarik, selama periode 1990-2000, Prihati bertugas sebagai dokter di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), menangani kesehatan prajurit di medan operasi.


















































